Gejala dan Pencegahan ISPA

0
100
Gejala dan Pencegahan ISPA

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat menyerang siapa saja, terutama jika kondisi tubuhnya menurun. GGA disebabkan oleh virus dan mengganggu saluran pernapasan, seperti hidung, trakea, dan paru-paru. Padahal, mencegah AKI tidak sulit.

Dokter Alridho, dokter umum di Rumah Sakit Awal Bros West Bekasi, mengatakan penyakit saluran pernapasan atas atau bawah biasanya menular. ISPA juga dapat menyebabkan berbagai penyakit mulai dari infeksi ringan atau tanpa gejala hingga penyakit serius dan mematikan. Tingkat keparahan ARF tergantung pada jenis penyebabnya. Penyebab, sebagai faktor lingkungan, pada faktor utama yang ada pada manusia yang dapat memengaruhi timbulnya dan perjalanan penyakit. "Contoh-contoh patogen yang menyebabkan infeksi pernapasan akut (ISPA) termasuk rhinovirus, virus saluran pernapasan, virus parainfluenza, virus influenza, sindrom pernafasan akut yang parah – coronavirus (SARS-CoV), "kata dokter Rumah Sakit Awal Bekasi Barat Bekasi.

Menurut Dr. Alridho, hampir setiap orang pernah mengalami ISPA beberapa kali dalam setahun. Serangan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada orang sehat biasanya dapat sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa hari (3-6 hari). "ARF sangat menular dan dapat ditularkan melalui batuk dan bersin (tetesan), tangan yang tidak dicuci setelah kontak dengan cairan hidung dan mulut ", pungkasnya.

Gejala dan pencegahan ISPA menurut dokter di Rumah Sakit Early Bros

Dokter Umum, Rumah Sakit Awal Bros, Bekasi Barat, dr. Alridho menyatakan bahwa faktor yang mempengaruhi ISPA adalah faktor lingkungan. Rumah pengap, kurangnya ventilasi di rumah dan kamar kecil, serta populasi padat penduduk dan stasiun transisi adalah semua faktor lingkungan ISPA. Sementara faktor lain yang menyebabkan GGA adalah kelelahan, gizi buruk, anemia dan pilek, mereka dapat mengurangi resistensi.

Gejala-gejala GGA (infeksi saluran pernapasan atas) meliputi:

  • Demam
  • Batuk
  • Radang tenggorokan
  • Hidung tersumbat, bersin, pilek (pilek)
  • Tubuh terasa sakit (mialgia)
  • Mata berair
  • Kesulitan bernafas

Pencegahan ARF dapat dilakukan dengan mencuci tangan Anda secepat mungkin dan menutup mulut dan hidung Anda ketika batuk atau bersin. Gunakan tisu, tisu atau masker hidung saat batuk atau bersin. "Langkah paling sederhana yang dapat diambil untuk mencegah AKI adalah istirahat dan memiliki pola tidur yang memadai. Juga, perhatikan asupan cairan untuk mencegah dehidrasi dan tenggorokan kering. Anda juga harus menjauhi asap rokok," karena akan memperparah kondisi ARF ", pungkas Dr. Alridho.

Narasumber:

dr. Alridho
Dokter Umum, Rumah Sakit Awal Bros, Bekasi Barat

Ilustrasi gambar oleh Freepik

Artikel terkait:

  • Etika batuk dan bersin
  • Mencuci tangan adalah hal yang penting. Mengapa
  • Pencegahan tifus melalui pemeliharaan kebersihan pribadi dan sanitasi lingkungan

Posting Gejala dan pencegahan ARF muncul pertama kali di Early Bros Hospital.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here